Arsip untuk Januari, 2010



29
Jan
10

FENOMENA AWAN – 4

TUHAN MAHA BESAR DAN KUASANYA MELEBIH SEGALANYA, DIA MENUNJUKKAN SESUATU KEPADA KITA UMATNYA. KALAU DIBUMI ADA KEHIDUPAN, DILAUT ADA KEHIDUPAN, TERNYATA DIUDARA JUGA ADA KEHIDUPAN, KEHIDUPAN ROH, KEHIDUPAN YANG MENGERIKAN,

WAHYU 12 : 7 -9

Maka timbulah peperangan di sorga.Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya, tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi disorga.

gambar tubuh naga yang difoto oleh seseorang dari peswat udara dilangit kota cina, lanjutan foto kedua dibawah

dua pasang naga terlihat tubuhnya dengan jelas diantara awan-awan

WAHYU 12 : 9

Dan naga besar itu,siular tua, yang disebut iblis atan satan, yang menyesatkan seluruh dunia,dilemparkan kebawah; ia dilemparkan kebumi,bersama-sama dengan malaikat – malaikatnya

gambar kepala naga yang terbentuk dari awan, difoto oleh sesorang ,kalau tidak salah dipalu (saya kutip dari bogger )

dipotret dari jauh sehingga terlihat jelas, hanya sayang tubuhnya tertutup pohon.

mata nagadilangit kota Palangkaraya

kaki / tangan naga dilangit kota

Palangkaraya

mata naga dilangit kota Palangkaraya.

29
Jan
10

pembunuhan anak2

Korban Ke-10 Babe Ditemukan di Magelang

Hukum & Kriminal / Kamis, 21 Januari 2010 15:09 WIB

Metrotvnews.com, Magelang: Tim Polda Metro Jaya sejak Rabu petang lalu hingga Kamis (21/1) ini terus mengembangkan kasus Babe alias Baekuni, tersangka kasus sodomi diikuti dengan pembunuhan dengan cara mutilasi di Desa Kajoran, Magelang, Jawa Tengah. Rupanya, setelah dikeler ke kampung halamannya itu polisi mendapatkan titik terang.

Dibantu warga, petugas Polda Metro Jaya petang tadi menggali sawah di Dusun Mranggen, Desa Kajoran, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, membongkar tempat yang diduga menjadi kuburan kekejaman Babe di lokasi persawahan. Satu korban siang ini ditemukan meski tinggal tulang belulang. Diduga ini merupakan korban kekejaman Babe yang kesepuluh.

Dta sementara korban diduga bernama Teguh berusiasepuluh tahun. Hingga kini paolisi belum berani memastikan identitas korban. Polisi berjanji akan segera melakukan penelitian lebih lanjut.

Sejak Rabu kemarin, Babe yang tetap dalam keadaan terborgol didatangkan untuk menunjukan lokasi tepatnya penguburan korbanya. Setelah menunjukan lokasinya, tersangka Babe pun langsung di bawa pergi lagi oleh petugas.(Suyono Sugondo/DOR)

Memilih Diam Karena Takut Ancaman
16/03/2009 08:45:06 KASUS kekerasan di lingkungan sekolah sampai saat ini belum bisa ditangani optimal, karena sebagian besar korban lebih memilih untuk diam dengan berbagai macam alasan. Termasuk takut ancaman dari pelaku. Akibatnya tidak sedikit di antara mereka jadi enggan masuk sekolah, karena khawatir kasus serupa akan terulang lagi.
Ade, salah seorang siswa SMA swasta di Yogya mengaku sudah beberapa kali dipukuli oleh teman satu sekolah. Peristiwa itu biasanya bermula dari hal-hal sepele seperti memanggil dengan nama yang kurang baik. Kendati sudah beberapa kali dipukuli sampai memar, bungsu dari 2 bersaudara itu lebih memilih diam dan tidak melaporkan pada kepala sekolah atau guru bimbingan konseling (BK). Soalnya, jika dirinya sampai melapor, bukan solusi yang didapat tapi justru akan dipukuli oleh pelaku.
“Saat di depan kepala sekolah atau guru BK, biasanya pelaku akan minta maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya. Tapi bukan berarti masalahnya langsung selesai, karena di luar sekolah saya dihadang dan dipukuli lagi. Karena takut akan mengalami kekerasan serupa saya lebih memilih diam,” ungkapnya pasrah.
Kasus serupa juga dialami salah seorang siswi SMA swasta yang enggan disebut namanya. Kasus kekerasan yang dilakukan oleh teman perempuannya itu bermula dari pertengkaran yang membawa nama orangtua. Karena merasa orangtuanya dihina yang bersangkutan merasa tidak terima dan langsung menjambak rambut.
“Sebenarnya kami sudah lama berselisih paham, akibatnya hal-hal sepele saja bisa berantem. Tapi saya tak pernah menyangka dia akan menjambak rambut saya. Karena jengkel dan sakit, saya langsung lapor sama guru BK,” katanya.
Tak Jera
Meski sudah mendapat teguran dari sekolah, tapi bukan berarti pelaku langsung jera. Sebaliknya justru semakin sering melakukan tindakan serupa pada beberapa teman yang lain. Kondisi tersebut selain menimbulkan keresahan di kalangan siswa, juga mengganggu konsentrasi belajar. Sayangnya kasus kekerasan itu tidak bisa terungkap tuntas, karena beberapa korban lebih memilih untuk diam.
“Berdasarkan informasi yang saya peroleh, pelaku sering melakukan tindakan kekerasan pada teman satu sekolah, karena di rumah juga mengalami hal serupa dari orangtua,” ujarnya.
Guru BK dan Budi Pekerti Taman Madya Pawiyatan Sri Sukamti mengatakan, sesuai dengan ajaran dari Ki Hajar Dewantara, pihaknya akan selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik bagi peserta didik. Dalam hal ini yang dimaksud dengan pelayanan tidak hanya terkait dengan kegiatan akademik tapi juga akhlak dan budi pekerti. Meskipun untuk mewujudkan itu tidaklah mudah.
“Biasanya untuk mengetahui persoalan yang sedang dihadapi oleh peserta didik, guru tidak hanya melakukan pendekatan individu. Tapi dengan memposisikan diri sebagai orangtua atau sahabat. Lewat pendekatan tersebut biasanya siswa akan lebih terbuka dengan persoalan yang dihadapi,” katanya seraya menambahkan, untuk mengoptimalkan pelayanan pihaknya siap melayani konsultasi selama 24 jam baik lewat telepon atau ketemu langsung.
Menurutnya, untuk mengantisipasi terjadinya kasus kekerasan di lingkungan sekolah, pihaknya sengaja membuat tata tertib yang harus ditandatangani siswa saat pertama kali masuk. Lewat tata tertib tersebut diharapkan siswa bisa mengetahui sanksi yang akan diterima jika melakukan pelanggaran di sekolah. Tentunya semua itu akan bisa optimal jika ada sinergitas dari orangtua dan pihak terkait.
Hal itu penting karena ada beberapa anak yang mengalami persoalan di rumah tapi tidak bisa terbuka dengan orangtua. Sebaliknya melampiaskan kekecewaan mereka saat berada di sekolah.
“Memang di sekolah kami ada 1 atau 2 anak sempat ribut dengan teman, tapi langsung bisa kami atasi jadi tidak sampai berlarut-larut. Biasanya selain sanksi teguran dan pembinaan pelaku juga kami wajibkan membuat surat pernyataan,” terangnya.
Hasil penelitian dosen Fakultas Psikologi Universitas Sarjana Wiyata Tamansiswa (UST) Dra Siti Hafsah Budi Argiati SPsi MSi setidaknya menunjukkan bahwa tindakan bullying itu juga menggejala di Kota Yogya, bahkan kebanyakan terjadi di sekolah.
Dari 113 siswa SMA dari dua sekolah (negeri dan swasta), 78 siswa atau 69,3 persen mengaku pernah mendapatkan bullying. Kekerasan itu terjadi di sekolah, tempat bermain maupun di rumah. Pelakunya teman sekolah (71,68 persen), guru (19,47 persen), orangtua (17,69 persen).
Siti Hafsah menyatakan, ide untuk melakukan penelitian itu muncul karena banyak klien yang mendapatkan kekerasan saat berada di sekolah. Kekerasan yang mereka alami, sebagian besar disebabkan oleh tindakan teman sendiri. Karena sering mengalami tindakan kekerasan dan takut untuk melapor akhirnya mereka lebih memilih tidak masuk sekolah. Ironisnya, tindakan kekerasan yang sudah beberapa kali terjadi itu tidak hanya dialami oleh satu atau dua siswa.
“Berdasarkan penelitian yang saya lakukan di 2 sekolah lebih dari 60 persen anak pernah mengalami tindakan kekerasan baik yang dilakukan oleh guru, teman atau orangtua. Sayangnya banyak korban yang mengalami kekerasan takut melapor. Jadi peristiwa itu baru terungkap setelah orangtua melaporkan ke sekolah,” kata dosen UST yang juga psikolog ini.
Psikolog dari UST yang aktif dalam sejumlah kegiatan sosial ini mengatakan, lewat kegiatan penelitian tersebut pihaknya berharap bisa memotivasi sekolah khususnya guru agar tidak hanya berpikir tentang aspek kognitif tapi juga kecerdasan emosional. Soalnya tanpa diimbangi dengan kecerdasan emosional, kemampuan akademik yang dimiliki tidak akan banyak berarti. Guna mewujudkan hal itu saat ini pihaknya sedang berusaha untuk menggandeng guru bimbingan konseling se-Yogyakarta untuk terlibat dalam membahas persoalan ini. “Saya berharap dengan banyaknya masukan dari guru BK, persoalan kekerasan di lingkungan sekolah bisa ditekan,” ujarnya.
Menurutnya, di era globalisasi seperti sekarang masih banyak sekolah yang mengedepankan aspek kognitif, sementara untuk psikomotorik masih kurang. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya sekolah yang lebih memprioritaskan materi untuk ujian nasional daripada kecerdasan emosional yang di dalamnya termasuk aspek religius.
Padahal untuk mewujudkan kecintaan pada sesama cukup mudah dan bisa dilakukan dari hal-hal sederhana. Seperti mengajak siswa terjun langsung di lapangan dan terlibat aktif dalam kegiatan sosial.  q  -b

26
Jan
10

ALBUM OPEN MY HEART – 4

Seorang yang beriman haruslah senantiasa tetap diperlengkapi dengan senjata. Efesus 6:10-17 berkata, “Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya. Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis. Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap itu, melawan roh-roh jahat di udara. Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. Jadi berdirilah tegap, berikat pinggangkan kebenaran dan berbaju zirahkan keadilan, kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera, dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah.” Berbagai macam bagian senjata yang disebutkan di sini melambangkan sikap kehidupan rohani tertentu yang harus dipertahankan oleh orang beriman. Dengan mengenakan senjata rohani ini maka seorang yang beriman akan terlindung dari bahaya musuh dan tidak terhalang dalam melaksanakan tugas pelayanannya. Yang ia perlukan hanyalah bagaimana caranya ia terus-menerus bisa bertahan agar senjatanya itu tetap cemerlang dan dapat dimanfaatkan bagi kepentingannya dengan mantap.

26
Jan
10

PEPERANGAN ROHANI (Apakah kita perlu menggempur Iblis? Vantillian’s picture By Vantillian – Posted on Februari 26th, 2009 )

EFESUS 6 : 11-14 : Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasaNya. Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis, karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. Jadi berdirilah tegap,…..
Apakah orang kristen diperintahkan dalam Alkitab untuk berperang rohani? Bagaimana dengan  perjuangan yang kita hadapi sebagai orang kristen? Apakah kita harus menggempur musuh-musuh yang tidak tampak? Apakah kita mesti meruntuhkan tembok-tembok dan mencuri jiwa-jiwa yang akan dibinasakan oleh Iblis? Apakah kita harus menyerang dan membuka pintu-pintu neraka dan merampas jiwa yang sedang berbaris kesana? Apakah kita harus menembaki roh jahat dengan pujian dan penyembahan 24 jam nonstop?
APAKAH ORANG KRISTEN HARUS MENYERANG IBLIS?
Ayat-ayat peperangan rohani yang sering diajukan oleh pendukung konsep peperangan rohani sebenarnya TIDAK ADA satupun yang memerintahkan atau menganjurkan kita menggempur musuh dan menyerang musuh rohani kita. Sebaliknya Alkitab selalu menyarankan kita untuk waspada, berjaga-jaga, berdoa, melawan, bertahan, berdiri teguh dalam menghadapi perjuangan rohani melawan roh-roh di udara. Apakah kita harus agresif atau pasif? Masalahnya disini bukan mengenai aktif atau pasif, karena setelah kita percaya, kita akan terus menerus menghadapi keinginan diri dan godaan serta tuntutan dari Iblis.
Kita harus mengingat bahwa kita adalah daging yang harus berjuang melawan kedagingan kita sendiri dan serangan Iblis. Alih-alih menyerang Iblis, kita BERTAHAN saja sudah memerlukan waktu seumur hidup kita. Rasul Paulus  selalu mengingatkan akan sifat keberdosaan daging dan keinginan yang berlawanan dengan keinginan Roh. Karena kita masih hidup di bawah dunia yang dikuasai maut dan dosa.
Matius  26:41 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.”
Galatia  5:17 Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging — karena keduanya bertentangan — sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.
I Yohanes  2:16 Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia..
Roma 7:18-19 Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, yaitu di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik. Sebab kehendak memang ada di dalam aku, tetapi bukan hal berbuat apa yang baik. Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat.
Alkitab mengajarkan kepada kita untuk bertahan dan siaga. Bertahan disini bukan berarti berleha-leha atau menanti dengan pasif. Bertahan disini adalah bertahan dengan MELAWAN. Bertahan dalam mempertahankan WILAYAH KEMENANGAN. Bertahan melawan Iblis yang berjalan seperti singa yang mengaum-aum. Bertahan dan berjuang. Kapan kita akan menang secara total dan tidak bertahan lagi di dunia? Tidak tahu. Yang kita tahu kematian Yesus telah memenangkan kuasa dosa dan maut. Dan kita akan menikmati kemenangan bersama Kristus di surga. Yang kita lakukan adalah BERJAGA-JAGA. Adalah TERLALU SOMBONG mengandalkan anugerah Tuhan untuk menyerang kerajaan Iblis dan antek-anteknya. Adalah terlalu sombong menengking dan menghardik kesana-kemari semua roh-roh jahat. Juga terlalu sombong untuk meremehkan roh-roh jahat. Alkitab mencatat bahkan Malaikat Mikhael tidak berani menghardik dan menghakimi Iblis dan menyerahkan kepada Tuhan.
Yudas  1:9 Tetapi penghulu malaikat, Mikhael, ketika dalam suatu perselisihan bertengkar dengan Iblis mengenai mayat Musa, tidak berani menghakimi Iblis itu dengan kata-kata hujatan, tetapi berkata: “Kiranya Tuhan menghardik engkau!”
Zakharia 3:1-2 Kemudian ia memperlihatkan kepadaku imam besar Yosua berdiri di hadapan Malaikat TUHAN sedang Iblis berdiri di sebelah kanannya untuk mendakwa dia. Lalu berkatalah Malaikat TUHAN kepada Iblis itu: “TUHAN kiranya menghardik engkau, hai Iblis! TUHAN, yang memilih Yerusalem, kiranya menghardik engkau! Bukankah dia ini puntung yang telah ditarik dari api?”
Pertanyaannya adalah apakah Zakharia sedang melakukan peperangan rohani dengan menghardik Iblis atau hanya sebagai pengamat?
IBLIS TELAH KALAH dan AKAN DIHUKUM
Kolose  2
2:15 Ia telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka.
Wahyu 12:9 Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.
Wahyu 20:10 dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya.
Kabar baiknya adalah Iblis telah kalah dan kuasa maut/dosa tidak akan berkuasa atas orang yang percaya. Kemenangan Kristus telah menjadi kemenangan dari orang yang percaya kepadaNya. Lalu apakah ketika kita tahu bahwa Iblis telah kalah, maka kita mempunyai OTORITAS untuk menyerang kubu-kubu Iblis? Kubu mana yang mau kita serang? Apa yang akan kita serang? Bukankah kita yang akan diserang terus menerus? Syukurlah. kita telah menang. Tugas kita di dunia ini adalah berdiri tegak, waspada, berjaga-jaga dan bertahan dengan melawan.
Amanat agung dari Tuhan Yesus adalah untuk pergi dan beritakan Injil serta memuridkan dan membaptiskan, bukan untuk menggempur sarang Iblis dan mengambil jiwa dari Iblis. Dan tanda yang akan menyertai orang percaya seperti yang tercatat dalam Markus 16:17-18 : Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.” Bacalah dan ambillah kesimpulan, apakah kita memang diperintahkan untuk merontokkan Iblis?
Jadi kalau ada pengkhotbah yang mengajarkan peperangan rohani dengan cara menggempur sarang Iblis atau mencuri jiwa dari neraka, bertanyalah kepada mereka : Menyerang siapa dan apa yang diserang? Menyerang dari HONGKONG?
Sola Christos…

INIKAH PENGHULU2 UDARA ?

PEMOTRETAN -1

SAAT MENDUNG DILANGIT KOTA PALANGKARAYA

PEMOTRETAN KE -2

PERHATIKAN SUNGGUH,SEPASANG MATA DIBALIK MENDUNG

( Pemotretan sekitar minggu kedua bulan januari 2010 )

koleksi Bipy Anderson

26
Jan
10

ALBUM OPEN MY HEART ( PEMOTRETAN -3 )

ROMA 3 : 23

KARENA SEMUA ORANG TELAH BERBUAT DOSA DAN TELAH KEHILANGAN KEMULIAAN ALLAH.

YESAYA 53: 6a

KITA SEKALIAN SESAT SEPERTI DOMBA, MASING – MASING KITA MENGAMBIL JALANNYA SENDIRI.

HANYA HIKMAT YANG SAYA COBA SAMPAIKAN, TUHAN IJINKAN KITA MELIHAT YANG SAMA SEKALI KITA TIDAK PERNAH LIHAT, WUJUD2 PENGUASA KEGELAPAN, TUJUANNYA AGAR KITA LEBIH PERCAYA DAN HATI HANYA TERTUJU KEPADA TUHAN KITA YESUS KRISTUS, AMIN.

FOTO -1

FOTO 2

FOTO – 3

FOTO -4

FOTO – 5

FOTO -6

FOTO – 7

FOTO – 8


26
Jan
10

ALBUM OPEN MY HEART ( PEMOTRETAN -2 )

DALAM NAMA TUHAN YESUS DENGAN KUASA DARAHNYA, KAMI SEMUA LINDUNGI DARI KUASA-KUASA KEGELAPAN, PENGHULU – PENGULU UDARA, IBLIS DAN SATAN,AMIN

Pemotren ini saya lakukan pada bulan Januari 2010

lokasi pemotretan hanya sekitar halaman rumah

dijalan Cut Nyak Dien Palangka raya

( Kalimantan Tengah )

proses penapakan mata dari balik awan

banyak mata dari lintas awan dilangit

wajah mengerikan berlapis

lanjutan proses penampakan

26
Jan
10

ALBUM OPEN MY HEART ( HASIL PEMOTRETAAN )

SEBAB ROH YANG ADA DIDALAM KAMU, LEBIH BESAR DARI ROH YANG ADA DIDALAM DUNIA ( 1 YOHANES 4-4 )

( Terimakasih Bapa Disurga,aku diberi kekuatan untuk menyaksikan

fenomena -fenomena ini,Amin.

proses penampakan wajah seram dilangit

kota Palangkaraya ( Kalteng )

Inilah hasil proses penampakan wajah dilangit

difoto sekitar bulan Desember 2009

dilangit kota Palangkaraya

( koleksi foto pribadi Bipy Anderson )

Sebab itu tabahkanlah hatimu,saudara-saudaraku ! Karena aku percaya kepada ALLAH, bahwa semuanya pasti terjadi sama seperti yang dinyatakan kepadaku ( Kisah Rasul 27 : 21-25 )

proses penampakkan

proses kedua

mulai terlihat mata yang tajam,sebelah kanan

sepasang mata dengan tajam melihat kebumi

diantara awan mendung

dipotret bulan Januari 2010

( koleksi Bipy Anderson )

kedua mata lebih jelas

dipotret dilangit kota Palangkaraya

dari belakang rumah

sepasang wajah mulai muncul dibalik awan mendung

proses penampakan

mata naga mulai muncul, perhatikan sebelah kiri

proses

wujud kepala naga raksasa

( pemotretan dan koleksi )

Bipy Anderson

mata naga terlihat jelas dilangit mendung

Kota Palangkaraya Kalimantan Tengah

di foto bulan Januari 2010

awan aneh

proses perwujutan awan

oh my  God, sepasang mata tajam

mengintip dari balik awan




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.